Repository for versions of GDS Standards and guidance translated and/ or internationalised
View the Project on GitHub alphagov/gdmp-translated-standards
Pemerintah Inggris memperkenalkan kebijakan ‘Cloud First’ pada tahun 2013 untuk semua keputusan teknologi.
Hal berikut ini sepenuhnya berkaitan dengan kebijakan UK mengenai cloud. Panduan ini dibagikan untuk menunjukkan seperti apa kebijakan penggunaan cloud di sektor publik. Panduan ini berisi tautan ke dokumen-dokumen lain dalam bahasa Inggris. Jika Anda menginginkan versi terjemahan dokumen ini, harap hubungi Manajer Penyediaan Senior GDMP regional Anda:
Henny.Bird@digital.cabinet-office.gov.uk
Diterbitkan pada tanggal 3 Februari 2017
Dari:
Di UK, ketika menyediakan layanan baru atau layanan yang sudah ada, perusahaan sektor publik harus mempertimbangkan dan benar-benar mengevaluasi kemungkinan solusi cloud lebih dahulu sebelum mempertimbangkan pilihan lain. Pendekatan ini wajib dilakukan pemerintah pusat UK dan sangat disarankan untuk sektor publik yang lebih luas.
Departemen-departemen di UK tetap bebas memilih alternatif selain cloud, namun mereka harus menunjukkan bahwa alternatif mereka menawarkan nilai manfaat yang lebih baik. Sesuai dengan HM Treasury’s ‘Managing Public Money’ (annex 4.6), ‘nilai manfaat’ artinya ‘mendapatkan kualitas maupun efektivitas terbaik dengan pengeluaran sesedikit mungkin selama penggunaan barang atau jasa yang dibeli’.
Sebagai bagian dari proses Pengendalian Pengeluaran di UK, GDS membantu semua departemen memastikan adanya perpaduan kualitas dan efektivitas layanan cloud di seluruh biaya pemakaian (termasuk biaya modal, biaya perawatan, biaya manajemen, biaya pengoperasian dan biaya keluar). GDS mendasarkan jaminannya pada sejumlah faktor - baca lebih lanjut di How to assess a hosting business case .
Yang kami maksud dengan Cloud First adalah public cloud, bukan model penggunaan cloud komunitas, hibrida, atau pribadi. Dalam beberapa keadaan, model penggunaan lainnya memang sesuai. Namun pemerintah mendapatkan manfaat utama bila menggunakanpublic cloud. Departemen di UK didorong untuk pertama-tama mempertimbangkan model Software as a Service (SaaS), terutama untuk TI perusahaan mereka dan fungsi back office.
Bila memerlukan pengembangan khusus, departemen harus menggunakan public cloud hosting. Bidang ini terus berkembang, dimulai dengan ‘Infrastructure as a Service’, dan berubah seiring perkembangan penawaran ‘Platform as a Service’ (PaaS). Kepada tim-tim digital pemerintah, GOV.UK PaaS menawarkan cloud hosting bagi layanan mereka. GOV.UK Trade Tariff service menulis blogged about how it is using GOV.UK PaaS..
Departemen-depertemen di UK harus selalu mencari penyedia cloud menurut kebutuhan mereka, bukannya berdasarkan rekomendasi.
Baca lebih lanjut tentang cara host your service dan cara manage technical lock-in .
UK terutama menggunakan United States National Institute of Standards and Technology (NIST) definition , dimana salah satu karakteristik utama cloud ini adalah model layanan mandiri berdasarkan permintaan. Konsumen layanan cloud harus dapat menyediakan kemampuan komputasi satu pihak, misalnya waktu server dan penyimpanan jaringan, sebagaimana diperlukan tanpa memerlukan interaksi manusia dengan setiap penyedia layanan. Informasi lebih lanjut tentang memilih penyedia cloud hosting tersedia di: How to assess a hosting business case .
Diterbitkan pada tanggal 3 Februari 2017